Disadari apa tidak, disengaja apa tidak, PASTI suatu ketika kita sering kali mengucapkan “AH” sambil mengerutu dan menunjukan sikap tidak senang atau malas-malasan waktu kita disuruh atau dimintai bantuan orang tua…ya gak??? Jujur dechhhh…..!!!! kalau aku siiiih sering…..Aduh…Ampunilah hamba ya Allah…berkat menulis artikel ini aku jadi nyadar nih betapa aku banyak dosa ma nyak,babe ku. Jujur nih sekarang aku dah ngantuk bangeeeeet . Tapi berusaha tuk terjaga sambil ditemani segelas kopi habis pesen di ANGKRINGAN….Tapi semangatku membara setelah tadi malam dengerin ceramah tentang berbakti kepada orang tua…..terlebih babeku dah meninggal 2001 silam…aduh sedih jadinya..nyesel apa coba yang udah aku berikan ???? (loh kok jadi curhat sihh…) ya dh gak banyak nang ning nung …aku Cuma mau share hasil aku baca dan denger ceramah tadi malam…but sorry aku gk nyeramahin kamu sob, Cuma sebagai bahan pemikiran kita aja..soalnya paling gak aku udah agak berubah mulai tadi malam..ya setidaknya berusaha berubah…hehehe..yuk cekibrooot
Berbakti kepada kedua orang tua adalah berbuat baik kepada keduanya dengan harta, bantuan fisik, kedudukan dan seba-gainya, termasuk juga dengan perkataan. Allah -subhanahu wata'ala- telah menjelaskan tentang bakti ini dalam firmanNya,
"Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan 'ah' dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia." (Al-Isra': 23)
Demikian ini terhadap orang tua yang sudah lanjut usia. Biasanya orang yang sudah lanjut usia perilakukanya tidak normal, namun demikian Allah menyebutkan
"Maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan 'ah'."
yakni sambil merasa tidak senang kepada keduanya,
"Dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia."
Hayo ,tapi apa budaya kita sekarang??? Banyak to ? yang malah di titipkan di Panti Jompo..?? menurutku TIDAK ADA alasan sama sekali segitu teganya.TITIK.
Lagi nih..
Bentuk perbuatan, hendaknya seseorang bersikap santun di hadapan kedua orang tuanya serta bersikap sopan dan penuh ke-patuhan karena status mereka sebagai orang tuanya, demikian berdasarkan firman Allah -subhanahu wata'ala-,
"Dan rendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua dengan penuh kesayangan dan ucapkanlah, 'Wahai Rabbku, kasihilah mereka keduanya, sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku waktu kecil'." (Al-Isra': 24).
Hendaknya pula berbakti dengan memberikan harta, karena kedua orang tua berhak memperoleh nafkah, bahkan hak nafkah mereka merupakan hak yang paling utama, sampai-sampai Rasulullah -shollallaahu'alaihi wasallam- pernah bersabda,
"Engkau dan hartamu adalah milik ayahmu. " (HR. Abu Daud dalam al-Buyu’ (3530); Ibnu Majah dalam at-Tijarah (2292) dari hadits Ibnu Amr, Ibnu Majah (2291) dari hadits Jabir).
Lain dari itu, juga mengabdi dengan bentuk berbuat baik, yaitu berupa perkataan dan perbuatan seperti umumnya yang berlaku, hanya saja mengabdi dalam perkara yang haram tidak boleh dilakukan, bahkan yang termasuk bakti adalah menahan diri dari hal tersebut, berdasarkan sabda Nabi -shollallaahu'alaihi wasallam,
"Tolonglah saudaramu baik ia dalam kondisi berbuat aniaya maupun teraniaya."
Ditanyakan kepada beliau,
"Begitulah bila ia teraniaya, lalu bagaimana kami menolongnya bila ia berbuat aniaya? "
beliau menjawab,
"Engkau mencegahnya dari berbuat aniaya." (HR. Al-Bukhari dalam al-Mazhalim (2444) dari hadits Anas, Muslim meriwayatkan seperti itu dalam al-Birr (2584) dari hadits Jabir, Ahmad (12666) dari anas. Lafazh di atas adalah riwayat Ahmad).
Jadi, mencegah orang tua dari perbuatan haram dan tidak mematuhinya dalam hal tersebut adalah merupakan bakti terha-dapnya. Misalnya orang tua menyuruhnya untuk membelikan sesuatu yang haram, lalu tidak menurutinya, ini tidak dianggap durhaka. Bahkan sebaliknya, ia sesungguhnya telah berbuat baik, karena dengan begitu ia telah mecegahnya dari yang haram.
Jadi gitu sob, maafkan aku ya? And You know what??
ternyata selama ini .aku terlalu banyak salah dan Dosa. Silahkan kamu diri sob yang ngrasa…..gmana?

Tidak ada komentar:
Posting Komentar